Login to your account

Username
Password *
Remember Me

PKSA

Error
  • JUser: :_load: Unable to load user with ID: 780

Aku Ingin Seperti Bulan yang Bisa Terang dalam Kegelapan

Rate this item
(17 votes)
Written by  | Published in: ANJAL Reportase

Sabtu 11 Mei 2013, Sakti Peksos : “ kamu ingin menggambarkan diri kamu seperti apa nak ? “ Anak : “aku ingin seperti bulan yang bisa terang dalam kegelapan” inilah kutipan salah seorang anak di pinggiran pedalaman kabupaten Kubu Raya yaitu Di Desa Sungai Tempayan Kecamatan Sui ambawang, Potret fenomena realita anak yang harus bekerja demi membantu menompang kebutuhan keluarga masih Nampak terlihat sehingga memaksa mereka tidak lagi mempedulikan pendidikan, yang mereka pedulikan adalah uang untuk makan minum keluarga, adapun juga anak yang seharusnya mebutuhkan sentuhan lembut kasih sayang orang tua, tetapi Karena upaya orang tua untuk memperbaiki ekonomi realitanya anak-anak ini di titipkan pada keluarga dan orang tua kandungnya TKI ke Negara seberang.

 Realitanya Anak-anak ini berdomisial di desa sungai tempayang.salah satu desa yang berada di pedalaman Kabupaten Kubu Raya Prov.Kalimantan Barat, sunggu prihatin mereka kompak bergerombol turun ke batas kota Pontianak pagi hari untuk meminta-minta,loper Koran, gamen dan ngaret setelah itu juga mereka kemabli siang hari ke desa untuk sekolah, dan malamnya lagi kemabali ke kota untuk bekerja, rutinitas ini di lakukan setiap hari, Setelah sakti peksos medata anak-anak ini dan melakukan Assemen kerja sama dengan lembaga Rumah Kita Kota Pontianak.

Ini yang terjadi inilah kenyataan, kita tidak bisa memungkiri ini, mereka ingin sekolah mereka mau jadi yang terbaik, mereka tidak mau seperti ini tapi kenyataan harus membuat mereka seperti ini, rindu akan pendidikan untuk mencapai kepandaian tergambar dari senyuman mereka pada saat Sakti Peksos bekerja sama dengan lembaga Penagganan Anak “ Rumah Kita” Kota Pontianak dan mahasiswa Universitas Tanjung Pura Provinsi Kalimantan Barat, Kegiatan Yang Berthemakan “ Kami ingin Pandai Seperti teman yang lain “ ini sebagai kegiatan dimana Sakti Peksos mengarahkan kepada mahasiswa agar mahasiswa sebagai contoh di mana mahasiswa pun pernah mengalami masa sulit dalam hidup sampai bisa melaksanakkan kuliah sampai pada saat ini, member motivasi kepada anak-anak agar sesulit apapun masalah di dunia ini kalau dibuat sulit pasti tambah sulit, karena selagi masalah itu masih ada di bawah kolong langit ini pasti ada jalan keluarnya, kegiatan “ mengejar keceriaan “  yang di selenggarakan oleh rumah kita Pontianak, Sakti peksos, dan Mahasiswa Universitas Tanjung Pura Pontianak ini di terima dengan baik oleh aparat desa, para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan orang tua kandung maupun wali dari anak-anak ini, di lihat dari antusias masyarakat yang berkumpul semakin banyak untuk mendegarkan kesaksian hidup mahasiswa serta motivasi yang diberikan oleh Pengurusa Lembaga Rumah Kita dan Sakti Peksos, respon masyarakat dari pemahaman yang di berikan dalam kegiatan ini tentang pentingnya kasih saying terhadap anak, pendidikan, kesehatan dan impian, dalam proses embentukkan mental,fisik dan spiritual berbuah dampak positif dari orang tua anak-anak yang begitu merespon dengan berbagai bentuk pertanyaan, inilah realita sebenarnya yang harus kita lihat budaya serta etnis membawa mereka ke suatu keberadaan bahwa tanpa penddikan manusia bisa hidup yang penting kerja, tapi tanpa pendidikan seseorang pekerja pun tidak akan mengerti apa yang harus di kerjakan, pola pemahaman ini yang dikemabangkan oleh Lemabaga Rumah Kita Kota Pontianak, Sakti Peksos dan Mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan ini, sesuatu yg seharusnya kita lakukan bagaimana bersama anak-anak serta keluarga, orang tua, masyarakat dan pemerintah untuk memcari jalan keluar bersama agar di massa sulit ini kita bisa menyadari bahawa mimpi itu adalah pendidikan dan pendidikan yang akan membawah kita pada kenyataan dari mimpi itu, kegiatan ini berjalan 1 hari dimana lembaga rumah kita,sakti peksos, mahasiswa dan anak serta orang tua dan wrga setempat bermalam bersam, saling berbagi,selang mendorong dan memberikan suasana kebersamaan, adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah :

1.       Pengobatan,pemerikasaan,serta pembagian Vitamin dan obat gratis oleh Mahasiswa Kedokteran Universitas Tanjung Pura dan Rumah sakit Bhayangkara Prov.kalimantan Barat.

2.       Pembagian Stiker Anti Narkoba,Kenakalan Remaja, dan Bhaya HIV Aids,Serta jenis-jenis  Nrkotika dan Zat Adaptif.

3.       Sharing, kesaksian serta motivasi Bersama Anak-dan orang tua serta masyarakat tentang tentang bagaimana seharusnya kita dalam konteks individu ( anak ),kelompok ( keluarga & orang tua ) serta masyarakat bersama-sama memahami pentingnya cinta,kasih saying, kebersamaan yang mengantar kita ke proses kebersamaan dalam pendidikan, kesehatan serta terpenuhinya kebutuhan dasar kita sesuai impian kita.

4.       Role Playa, bermain Bersama anak-anak dan orang tua/wali ( dinamika Kelompok ) permana yang meotivasi perubahan karakter sesuai thema kegiatan.

5.       Lomba Menulis Indah.

6.       Pemutaran Filem pendidikan “ LASKAR PELANGI” bersama anak-anak jalana, orang tua/wali serta masayarakat di desa sungai tempayan.

Alhasil dengan kegiatan ini dapat member kita suatu pemahaman bersama tetang apa yang harus kita lakukan, “ kami Ingin Pandai Seperti Teman-teman yang lain “ inilah thema kegiatan ini, mereka rindu akan semuanya dan kita ada untuk  mereka bukan sebagai orang yang mengvonis atau memotivasi tetapi contoh bahawa kita juga sama seperti mereka.

Sala Manis buat Anak-Anak KU “ TUHAN akan Membuat rencana Yang Indah Buat kalia” tetap berusaha dan terus maju untuk sekolah” .

 LIHAT ALBUM LEBIH LENGKAP

By : Mikel Presty Carlo Moata.A.Md ( Sakti Peksos Kluster ANJAL Kota Pontianak )

Read 9413 times
Last modified on Monday, 27 May 2013 10:12

Facebook LikeBox

Chat Tepsa