Login to your account

Username
Password *
Remember Me

PKSA

Error
  • JUser: :_load: Unable to load user with ID: 781

Rekreasi Anak PKSA Komunitas Adat Terpencil Baduy ke TMII

Rate this item
(28 votes)
Written by  | Published in: Reportase Peksos AMPK

Setiap anak mempunyai hak yang sama untuk hidup, tumbuh dan berkembang secara maksimal sesuai potensinya. Secara berlapis,dimulai dari lingkar keluarga dan kerabat, masyarakat sekitar, pemerintah lokal hingga pemerintah pusat, hingga masyarakat internasional berkewajiban untuk menghormati, melindungi, dan mengupayakan pemenuhan atas hak-hak anak tersebut.

 

Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) adalah upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar anak, yang meliputi bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, aksesibilitas pelayanan sosial dasar, penguatan orang tua/keluarga dan penguatan lembaga kesejahteraan sosial anak. 

Anak di Komunitas adat Baduy yang terletak di Kabupaten Lebak Provinsi Banten merupakan salah satu daerah penerima manfaat dari Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA), dimana Anak Baduy tidak mendapatkan pendidikan formal dikarenakan berbenturan dengan aturan adat yang kuat. Lembaga adat baduy melarang anak baduy untuk mengikuti pendidikan formal karena dikhawatirkan akan membawa pengaruh dari luar dan berdampak negative terhadap prilaku  sehingga akan berbenturan atau melanggar aturan adat yang ada,  oleh sebab itu masalah pendidikan adalah masalah yang utama bagi anak-anak di Komunitas Adat Baduy. 

Kendati demikian, hal tersebut tidak pernah mematahkan semangat 8 orang Pekerja Sosial yang bertugas mendampingi anak di Komunitas Adat Terpencil Baduy ini dalam Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA), khusus dalam menangani permasalahan pendidikan ini meskipun anak Baduy belum bisa mengakses pendidikan formal  kini Anak-anak di Komunitas Adat Terpencil Baduy ini dapat mengakses pendidikan melalui pendidikan non-formal dengan media alam berkat keterampilan para Pekerja Sosial tersebut yang bekerja sama dengan LPA Banten meskipun dalam pelaksanaanya terdapat banyak keterbatasan dalam sarana dan prasarana karena harus menyesuaikan dengan peraturan adat untuk menjaga kearifan lokal yang ada.  

 

Selain memberikan pendidikan non-formal di lapangan Pekerja Sosial mampu mengajak dan meyakinkan lembaga adat dalam  acara rekreasi anak-anak Baduy ke Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, tepatnnya pada hari minggu 06 Januari 2013 lalu para Pekerja Sosial pendamping anak KAT Baduy bersama Lembaga adat Baduy, LPA Banten dan Dinas Sosial Kabupaten Lebak membawa anak-anak dampingannya yang berjumlah 100 anak usia 6 tahun – 17 tahun.

Tidak hanya sebagai salah satu bentuk reward and punishment bagi anak, Rekreasi merupakan kebutuhan mutlak manusia dengan rekreasi berarti melakukan suatu perbuatan atau kegiatan yang menyenagkan hati, yang dapat membangun minat serta dapat menciptakan kembali kesegaran pikiran dan perasaan. Khususnya dalam acara ini Rekreasi merupakan bagian tak terpisahkan dari pendidikan non-formal bagi anak-anak, sebab itu rekreasi dalam pendidikan merupakan penunjang proses pendidikan dan salah satu media untuk mencapai tujuan pendidikan yaitu menambah atau memperkaya pengetahuan dan wawasan bagi anak-anak Baduy, dengan mengikuti kegiatan rekreasi maka anak-anak akan memperoleh tambahan pengetahuan dan wawasan yang tidak diperoleh dari kegiatan mereka sehari-hari di daerahnya.dengan kegiatan tersebut anak akan memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru yang beraneka ragam yang di dapat dari acara tersebut.


Oleh :

Ihsan Nurdin H, S.Sos

Peksos AMPK KAT Baduy

 

 

 

 

 

Read 7147 times
Last modified on Thursday, 07 March 2013 15:53

Facebook LikeBox

Chat Tepsa