Login to your account

Username
Password *
Remember Me

PKSA

Error
  • JUser: :_load: Unable to load user with ID: 780

Nobar " Denias: Senandung di atas Awan” Bersama Anak PKSA Pontianak

Rate this item
(7 votes)
Written by  | Published in: ANJAL Reportase

Selasa 19 Februari 2013. Haus akan pendidikan dan bagaimana sulitnya pendidikan tergambar dari suatu fenomena yang  terjadi di Provinsi Kalimantan Barat,daerah yang mempunyai SDA & SDM yang kaya ini,Hutan,Tambang,Perkebunan,pertanian dan peternakan ini mengambarkan kekayaan alam yang luar biasa di Prov Kalimantan barat, letak kota Pontianak yang terpose dengan keramaian,tingkat SDM masyarakat yang tinggi serta populitas jumlah mayoritas penduduk Asli Cina Tionghoa,Dayak,Madura,dan Melayu dengan berbagi budaya bisa kita katakan bahwa daerah ini merupakan daerah yang mempunyai sifat kekeluargaan yang tinggi, peran ekonomi yang baik dan toleransi  antar sesama yang sangat harmonis, Tetapi tidak pada kenyataannya apa yang kita saksikan dengan realitas kondisi kota Pontianak.

 

Jumlah anak terlantar,anak jalanan sanagat mendominasi sudt-sudut kota Pontianak. “ cita-cita budak didade garude=Cita-cita ku di dada garuda” ungkapan kata ini terdengar setelah sakti peksos  mewancarai salah seorang anak yang bermukim di bawah tol 1 kapuas kota Pontianak, dalam kegiatan anjangsana kerja sama sakti peksos dan mahasiswa polnep kota pontianak serta Yayasan Rumah kasih serambi salomo Kota Pontianak, dengan thema “ senyum anak di kota Pontianak “ anak-anak ini berjumlah 80 anak mereka adalah penbrima manfaat program Kesejahteraan Sosial Anak ( PKSA ) KEMENTRIAN SOSIAL.

Melalui LKSA Rumah Kasih Serambi Salomo, antusias dan kemauan yang tinggi serta curahan harapan terlihat dari raut wajah lingkungan, orang tua,masyarakat serta anak-anak yang sangat membutuhkan perubahan, latar belakang ekonomi  keluarga memaksa mereka harus turun ke jalan untuk mencari nafkah, lebih parahnya lagi nafkah mereka dikelolah oleh oknum-oknum yang tidak jelas “ preman yang terorganisir”, oleh karena itu ucapna terima kasih mereka ucapkan kepada Kementrian Sosial RI, karena dengan PKSA mereka sadar bahwa garuda telah membawa mereka terbang tinggi dan memperlihatkan apa itu INDONESIA,” kami mau sekolah,kami mau cinta Indonesia apakah Indonesia mencintai kamai ???? “ suara ini adalah suara anak bangsa, dan dilantangkan setelah sakti peksos bersama mahasiswa mengajarkan mereka Lagu Indonesia Raya, di pusat kota Pontianak masih ada naka yang tidak tau apa itu Indonesia raya…inilah yang terjadi dan ini realita,Terima kasih PKSA dan bapak Menteri Sosial kami mau anak-nak kami bisa terus sekolah karena bukan jalanan hidup mereka tetapi sekolah hidup mereka ( Ucapan dari salah satu orang tua anak ), inilah secerca gambaran fenomena yang terjadi di kota Pontianak dalam kegiatan ini adapun kegiatan pendukung yang dilakukan adalah : 

1. Pemutaran Filem Pendidikan ( Denias “ Senandung di atas Awan” ) 

2. Motivasi dan dorongan “ jalanan bukan tempat anak, sekolah tempat anak”

3. Dinamika kelompok 

4. Anjang sana.

Mitra dengan mahasiswa perguruan tinggi di kota Pontianak ( Universitas Tanjung PUra,Politeknik Negeri Pontianak, Dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP ) bersama sakti peksos terus untuk mencegah anak turun ke jalan maka kami membuat kegiatan les sore untuk anak-anak, sehingga, pendidkan bukan saja suatu wacana di hidup mereka tetapi juga kenyataan….

Inilah sekilas kegiatan kami serta gambarnya…

Pesan Sakti Peksos ( cita-cita mereka di dada garuda, biarlah mereka merasakan terbang tinggi seperti garuda, hanya satu jalannya garuda mau melihat siapa yang memerlukan garuda dan siapa yang tidak ).

By ( Mikel Presty Carlo Moata,Amd)       Sakti Peksos Kluster ANJAL penempatan LKSA PA Getsemani Kota Pontianak

 

 

 

Read 7624 times
Last modified on Wednesday, 06 March 2013 09:00

Facebook LikeBox

Chat Tepsa