Login to your account

Username
Password *
Remember Me

PKSA

Akhirnya aku bisa kembali sekolah..

Panggil aku Marni, karena nama panjangku adalah Marni Lusah. Aku lahir di Jakarta tanggal  10 Maret 2004, jadi usiaku saat ini 14 tahun. Kata orang aku penyandang disabilitas Tuna Grahita. Nama ibuku adalah Karmi Kakak pertama bernama Firmansyah, dan kakak keduaku bernama Irwan

Cita-citaku adalah bisa kembali ke sekolah, yang sejak 3 tahun lalu aku harus dikeluarkan dari sekolah karena sejak kelas duduk di kelas 1 SD, aku 2 tahun berturut-turut harus tinggal kelas di kelas 1 SD karena aku tidak bisa membaca.

Aku, ibuku dan kedua kakakku tinggal di sebuah masjid, masjid Al Muqorobin namanya, kakakku hanya seorang penjaga masjid itu, ibuku pun hanya ikut membantu bersih-bersih masjid, dan kakak kedua ku hanya seorang penarik ojek, namun sudah lama tidak menarik karena kakakku sering sakit.

Kami berempat tinggal di dalam masjid, dan sangat membutuhkan bantuan, khususnya aku, aku mau kembali kesekolah, aku mau menggapai cita-cita ku.

Suatu hari, Tuhan itu memang baik, dan akan menolong indah tepat pada waktunya, seseorang berani menjaminkan dirinya, untuk aku bisa kembali sekolah, beliau menyuruh aku untuk tetap bisa sekolah, walaupun dengan keterbatasan yang aku punya, aku dibawa oleh kakak Pekerja Sosial Kementerian Sosial, untuk periksa kesehatan aku dan aku harus mencari rumah sakit yang bisa mengeluarkan hasil tes IQ, Puskesmas PULOGADUNG merekomendasikan aku ke Rumah Sakit Hermina di Jatinegara, karena hasilnya adalah aku adalah anak dengan unspecified mental retardation without mention of impairment of behavior. Hasil tes itu adalah salah satu syarat untuk aku bisa sekolah di sekolah luar biasa.

Kakak Pekerja Sosial mencarikan aku sekolah luar biasa yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalku di Pisangan Timur, kakak Pekerja Sosial bilang kalau di dekat tinggalku ada sekolah SLB-C, SLB- Karya Guna namanya, sehingga kakak Pekerja Sosial mendaftarkan ku ke sekolah tersebut.

Terima kasih Tuhan, aku boleh bersekolah di sekolah itu. 

Aku senang punya baju seragam baru, sepatu baru, tas baru dan buku baru.

Terima kasih Untuk Bapak Menteri Sosial

Terima kasih untuk Bapak Dirjen Rehabilitasi Sosial

Terima kasih Kakak Peksos, 

dan terima kasih untuk semua Bapak/Ibu di Kementerian Sosial yang sudah senang hati  membantu aku untuk mewujudkan cita-cita aku untuk bisa sekolah lagi. (Laporan Sri Rumpoko Pekerja Sosial Jakarta Timur)

 

Facebook LikeBox